Ketika orang Amerika berada di luar angkasa untuk pertamakalinya, segera mereka menemukan satu masalah kecil namun cukup penting. Mereka mendapati kenyataan bahwa ballpoint yang mereka bawa ternyata tidak bisa dipakai utnuk menulis. Ketiadaan gaya gravitasi di luar angkasa membuat tinta cair yang ada di dalam ballpoint tidak bisa mengalir ke bawah, akibatnya tinta tidak bisa keluar dari ujung ballpoint yang lancip itu. Para ahli di NASA bekerja keras untuk memecahkan masalah kecil itu dan mereka menghabiskan biaya yang sangat besar untuk riset kecil itu. Perlu waktu 12 tahun hingga para ahli NASA berhasil menemukan pemecahannya. Para astronot Rusia tentu juga mengalami masalah yang sama di luar angkasa. Apa yang dilakukan oleh Rusia untuk mengatasi masalah itu ? Mereka menggunakan barang bernama PENSIL !
Saya pernah memiliki satu anak buah sebagai tenaga pemasar saya. Saya merekrut dia sebagai tenaga pemasar karena track record dia di masa lalu yang sangat bagus. Namun harapan ternyata tidak sesuai dengan kenyataan. Sudah 2 bulan dia bekerja dan belum satu clientpun yang berhasil didapatkannya. Setelah melalui wawancara dan review yang panjang, baru ketahuan factor yang menghambat dia untuk menjadi pemasar yang handal. Rupanya ada satu calon client dia yang sangat potensial dan bisa memberi pemasukan yang sangat besar bagi perusahaan namun calon client yang satu ini selalu mempending deal dengan berbagai alasan dan tenaga pemasar saya ini mencurahkan segala daya upayanya untuk seal the deal dengan si client dan melupakan potensi pasar yang masih menunggu di luar sana. Akibatnya tak satupun client yang berhasil didapatnya selama 2 bulan itu.
Banyak dari kita yang ketika menghadapi masalah menjadi kehilangan orientasi sehingga kita malah selalu focus pada masalah yang kita hadapi dan lupa untuk mencari solusinya. Teman saya menjadi gusar setengah mati ketika mendapat telepon dari bank bahwa cek yang telah dia bayarkan kepada rekanan bisnisnya tidak bisa diproses karena resi penerimaan ceknya belum diterima bank padahal dia merasa resi tersebut sudah dikembalikan. Seharian dia uring-uringan dan sibuk memarahi bawahannya sambil mencari resi yang hilang tersebut padahal solusinya sangat sepele. Dia cukup membuat surat permohonan kepada bank agar mengaktifkan cek tersebut dan masalah segera selesai tanpa dia harus kehilangan energi untuk marah – marah dan bisa mengerjakan pekerjaan lain yang lebih penting.
Ada ilustrasi yang sangat sederhana untuk menggambarkan betapa selalu memikul masalah yang sama selama berhari – hari akan memberati hidup anda. Cobalah ambil satu buah kerikil yang besarnya tidak lebih dari jari anda, kemudian genggamlah kerikil tersebut di jari selama beberapa saat. Niscaya lama kelamaan kerikil yang semula terasa ringan itupun akan membuat jari – jari anda terasa pegal. Dalam kehidupan nyatapun sama saja, ketika anda tidak bisa memilah antara masalah besar dan masalah kecil maka semua masalah anda akan berubah menjadi masalah besar. Mulailah berpikir first think first kalo kata orang Inggris.
Saya pernah memiliki satu anak buah sebagai tenaga pemasar saya. Saya merekrut dia sebagai tenaga pemasar karena track record dia di masa lalu yang sangat bagus. Namun harapan ternyata tidak sesuai dengan kenyataan. Sudah 2 bulan dia bekerja dan belum satu clientpun yang berhasil didapatkannya. Setelah melalui wawancara dan review yang panjang, baru ketahuan factor yang menghambat dia untuk menjadi pemasar yang handal. Rupanya ada satu calon client dia yang sangat potensial dan bisa memberi pemasukan yang sangat besar bagi perusahaan namun calon client yang satu ini selalu mempending deal dengan berbagai alasan dan tenaga pemasar saya ini mencurahkan segala daya upayanya untuk seal the deal dengan si client dan melupakan potensi pasar yang masih menunggu di luar sana. Akibatnya tak satupun client yang berhasil didapatnya selama 2 bulan itu.
Banyak dari kita yang ketika menghadapi masalah menjadi kehilangan orientasi sehingga kita malah selalu focus pada masalah yang kita hadapi dan lupa untuk mencari solusinya. Teman saya menjadi gusar setengah mati ketika mendapat telepon dari bank bahwa cek yang telah dia bayarkan kepada rekanan bisnisnya tidak bisa diproses karena resi penerimaan ceknya belum diterima bank padahal dia merasa resi tersebut sudah dikembalikan. Seharian dia uring-uringan dan sibuk memarahi bawahannya sambil mencari resi yang hilang tersebut padahal solusinya sangat sepele. Dia cukup membuat surat permohonan kepada bank agar mengaktifkan cek tersebut dan masalah segera selesai tanpa dia harus kehilangan energi untuk marah – marah dan bisa mengerjakan pekerjaan lain yang lebih penting.
Ada ilustrasi yang sangat sederhana untuk menggambarkan betapa selalu memikul masalah yang sama selama berhari – hari akan memberati hidup anda. Cobalah ambil satu buah kerikil yang besarnya tidak lebih dari jari anda, kemudian genggamlah kerikil tersebut di jari selama beberapa saat. Niscaya lama kelamaan kerikil yang semula terasa ringan itupun akan membuat jari – jari anda terasa pegal. Dalam kehidupan nyatapun sama saja, ketika anda tidak bisa memilah antara masalah besar dan masalah kecil maka semua masalah anda akan berubah menjadi masalah besar. Mulailah berpikir first think first kalo kata orang Inggris.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar